Liburan bersama keluarga atau kerabat dekat dengan bertamasya di wisata alam memang selalu menyenangkan. Apakah kamu sedang berada di Purbalingga? Kalian perlu banget mampir ke Bendina Hill Purbalingga untuk menikmati ragam pemandangan indah perbukitan dan hutan pinus rindang yang sangat asri.

Purbalingga menjadi salah satu dari banyaknya wilayah di Jawa Tengah yang memiliki potensi wisata menarik yang hanya bisa pahami setelah melihatnya dengan mata kepala sendiri. Tak heran jika wisata Purbalingga sangat cocok mengalungi slogan pariwisata ‘Wow..Purbalingga’.

Wisata Ben Dina Hills Purbalingga

bendina hill purbalingga
Instagram.com/iyan_noe30

Ben Dina Hiils jadi salah satu rekomendasi wisata Purbalingga karena sangat pas bagi yang penat dengan tumpukan masalah dan berencana ingin mencuci mata. Warna biru menenangkan dari kolam renang serta hijaunya perbukitan dan hutan pinus menjadi kombinasi komplit untuk bersantai dari peliknya duniawi.

Wisata Ben Dina Hills berada di Desa Karangreja, Purbalingga. Wisata Purbalingga ini sangat mudah kalian jangkau dari jalan raya utama. Sobat petualang hanya butuh sekitar 35 menit untuk sampai ke Ben Dina Hills dari pusat Kota Purbalingga.

Ragam Wahana di Ben Dina Hills?

Bendina Hill Purbalingga termasuk ke dalam jenis wisata alam baru yang mulai buka secara umum pada tahun 2018. Sejak pertama buka, Ben Dina Hills menjadi wisata yang booming dengan berbagai wahana favorit yang apik meliputi karpet terbang, sky hammock, horse around, dan airbed.

Pasalnya, Ben Dina Hills Purbalingga sempat tutup karena sudah tak seramai dulu lagi. Penutupan sementara Ben Dina Hills menjadi proses bagi pengusung konsep wisata alami modern ini untuk melakukan perbaikan dan menambah jumlah wahana baru agar dapat mengambil kembali minat wisatawan.

1.  Wahana Baru Ben Dina Toya

bendina hill purbalingga, ben dina toya
Instagram.com/nennyarsh

Selama tutup, wisata Purbalingga ini sedang berusaha ‘membenahi diri’ untuk menjadi Bendina Hill Purbalingga dalam versi terbaik. Salah satu buktinya adalah dengan adanya beberapa wahana wisata baru, yakni Ben Dina Toya atau kolam renang di Ben Dina Hills pada tahun 2020.

Ben Dina Toya ini terdiri dari 3 buah kolam renang yang menjadi daya tarik baru bagi lapisan masyarakat untuk berkunjung ke wisata Karangreja ini. Pengunjung jadi lebih bisa menikmati indahnya bukit dan pinus sembari berenang di kolam renang Karangreja ini.

Tiga kolam renang dalam Ben Dina Toya ini terdiri dari kolam bermain, kolam anak-anak, dan kolam renang untuk orang dewasa. Main-main ke Karangreja, Purbalingga, kalian jadi bisa berlibur di 2 destinasi sekaligus yakni Bendina Hill Purbalingga dan Ben Dina Toya tanpa menghabiskan waktu di perjalanan.

Selain indah, Ben Dina Hills secara tidak langsung juga memberikan sebuah pelajaran bahwa menutup diri bukan berarti berdiam diri dan tidak sedang mengerjakan apapun. Sangat memotivasi, kan.

2.  Wisata Alam Instagramable

Bendina Hill Purbalingga merupakan objek wisata perbukitan di lembah Gunung Slamet dan terletak di kawasan hutan pinus rindang yang menyuguhkan nuansa hijau dan sejuk. Ditambah lagi, dengan hadirnya Ben Dina Toya akan menambah ragam pilihan spot foto yang Instagramable.

Rasanya seperti mendapat paket combo saat mendapatkan satu tempat yang bisa untuk me-refresh pikiran, mengobati stres sembari menambah koleksi foto di galeri pribadi.

Selain itu, pengunjung juga dapat menikmati wisata Karangreja dengan aman karena Ben Dina Hills disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan. Seluruh pengunjung dan pengelola wisata wajib untuk memakai masker, cuci tangan dengan sabun, dan menjaga jarak aman.

Fasilitas di Ben Dina Hills

Ben Dina Hills buka setiap hari mulai pukul 10.00 sampai dengan 17.00 WIB. Sebagai salah satu objek wisata, Bendina Hill Purbalingga tentu di lengkapi dengan berbagai fasilitas penunjang dengan harga yang terjangkau. Deretan fasilitas yang dapat kalian nikmati di lokasi antara lain:

  1. Tempat ibadah (mushola)
  2. Restoran
  3. Gazebo
  4. Toilet
  5. Tempat duduk di beberapa tempat
  6. Kolam renang
  7. Ruang bilas
  8. Dan lain-lain

Informasi Harga di Bendina Hill Purbalingga

Harga tiket masuk Ben Dina Hills terbilang murah. Kalian hanya perlu merogoh kocek sebesar Rp 10.000 saja untuk menikmati wahana serta suasana alam yang memikat. Sementara itu, tiket masuk ke Ben Dina Toya juga terbilang murah yakni sebesar Rp 15.000 untuk tiap orang.

Selain itu, kamu juga mendapat fasilitas sewa bebek air dengan harga Rp 25.000 serta tarif parkir sebesar Rp 2.000 untuk kenderaan bermotor dan Rp 5.000 untuk pengendara mobil.

Oleh-Oleh Khas Wisata Karangreja

Setelah puas bertamasya di Bendina Hill Purbalingga, jangan lupa beli oleh-oleh untuk diri sendiri atau sanak famili di rumah. Salah satu pilihan buah tangan enak adalah nanas khas Karangreja, Purbalingga. Karangreja sudah dikenal sebagai sentranya nanas madu dan nanas batu.

Untuk dapat menikmati manis dan segarnya nanas lokal, sobat petualang dapat membelinya di sepanjang jalan sekitar Ben Dina Hills. Bisa dimakan di tempat atau dibungkus untuk dibawa pulang.

Dibalik Kesuksesan Ben Dina Hills Purbalingga

bendina hill purbalingga
Instagram.com/infopurbalingga.id

Dibalik pencapaian besar tentu ada tokoh yang berjuang keras dalam mewujudkannya. Tokoh tersebut adalah seorang pengusaha sukses Indonesia yang bergerak di bidang pariwisata, Kukuh Prihadi.

Kukuh Pribadi adalah pemilik wisata Karangreja Bendina Hill Purbalingga. Beliau menyampaikan bahwa usaha pariwisata ini ia bangun di tanah sendiri yang sudah lama dimiliki sejak sekitar 15 tahun yang lalu.

1.  Berawal dari Ketertarikan Pemilik Terhadap Hutan Pinus

Inspirasi ini beliau dapatkan saat menjalani rapat kerja di kantor lamanya di kawasan Lembah Hijau, Cipanas, provinsi Jawa Barat. Bermula dari melihat suasana hutan pinus yang rindang dan menyenangkan, Kukuh Prihadi menjadi tertarik untuk menanamnya di lahan sendiri.

Awalnya, tanah dengan luas hampir 10 hektar tersebut Kukuh tanam sebanyak hampir 6000 pohon pinus. Setelah 14 tahun berjalan, pohon-pohon tersebut sudah tumbuh besar dan berubah menjadi hutan pinus.

Mengikuti tren perkembangan pariwisata pada tahun 2018 lalu, Kukuh Prihadi juga turut ambil peran dengan membuka hutan pinus miliknya sebagai tempat wisata. Kukuh juga turut menggandeng orang dari Bandung untuk pembuatan wahana wisatanya.

2.  Makna dalam Nama Ben Dina Hills

Setelah menjalani proses panjang dan kerjasama dengan beberapa pihak, Kukuh Prihadi mulai memberi nama untuk tempat wisatanya setelah seluruh pengembangan proyek wahananya selesai dikerjakan. Kukuh memilih nama ‘Ben Dina Hills’ yang memiliki arti ‘Setiap Hari’.

Istilah ini ia ambil dari bahasa Jawa ngapak yakni ‘saben dina’ yang memiliki arti ‘setiap hari’ dalam bahasa Indonesia. Saat pertama kali dibuka, Bendina Hill Purbalingga menjadi booming dan ramai dikunjungi oleh wisatawan.

Sempat mengalami penurunan jumlah pengunjung, Kukuh Prihadi sudah berhasil menciptakan solusi dengan menambah wahana baru dan terus berinovasi dalam pembaharuan konsep wisata demi kemajuan usahanya.

Sobat petualang perlu banget mengunjungi wisata alam Bendina Hill Purbalingga untuk melihat sendiri pesonanya yang asri dalam kemasan modern. Mulai dari 10 ribu rupiah saja untuk quality time bersama keluarga dan kerabat sudah pasti menyenangkan.

Bagaimana? Sudah banyak belajar dari artikel ini? Untuk pengetahuan dan pembelajaran berharga terkait pariwisata dan rencana perjalanan lainnya dapat sobat petualang temukan di petualangmuda.com selengkapnya.

Mari perbanyak membaca agar pikiran semakin terbuka.

Bagikan:

Den Bagus

Traveller and Vidiographer

Tinggalkan Balasan